Senin, 15 Juni 2009

Setting WAP Smart

Setting WAP pada ponsel bundling Smart D1200P ternyata bervariasi tergantung dari tempat kita (kota), jadi tidak tetap (default) seperti settingan dari gerai Smart. Seperti yang saia alami (dikota Tuban dan sekitarnya-Jatim), pada awalnya browser WAP pada ponsel tidak masalah, tapi setelah beberapa bulan error. Dengan googling ternyata untuk tiap wilayah, settingan WAP-nya tidak sama pada IP.
Default setting pada Gateway 1
IP default : 10.17.27.250
Port : 8080
Panggil: #777
User name : wap
Password : wap
Dengan settingan ini awalnya lancar-lancar saja, setelah "error" saia ubah settingan pada Gateway 2 sebab pada Gateway 1 tidak bisa diubah. Bagi anda yang mengalami hal serupa cobalah langkah berikut.

My Menu > WAP (jalan pintas: klik " i " pada joy stik) > pilih Anvanced > pilih Pengaturan > pilih Atur Gateway > pilih Gateway 2 isi dengan;

IP : 10.20.27.250 > OK
Port : 8080 > OK
Panggil: #777 > OK
User name : wap > OK
Password : wap > OK
Klik Balik, lantas sorot dan pilih: Pilih Gateway > OK
Pilih/beri tanda centang pada Gateway 2 > OK > Balik > Restart browser > klik Balik

Silahkan anda nikmati browsing kembali, selamat mencoba....
Hasilnya OK alias lancar lagi.

Selasa, 02 Juni 2009

Manohara ( Antara Jakarta dan Kelantan)

Tidak seperti syair sebuah lagu (Antara Jakarta dan Penang), kehidupan cinta Manohara Odelia Pinot bagaikan "burung di sangkar emas" (menurut pengakuan yang bersangkutan). Sekarang Manohara bagaikan "burung yang lepas dari sangkar" sukses mencuri perhatian publik karena masalah rumah tangganya dengan Tengku Temenggong Muhammad Fakhry. Bebas dari "kungkungan belenggu kesultanan" Mano ingin napak tilas jalan yang pernah dia terjuni dunia entertain.
Kasus Mano menjadi bahan pembicaraan yang hangat diberbagai media. Kabarnya, Mano melirik dunia artis. Mungkin karena sensasi dia masuk entertain, itu sah-sah saja karena memang latar belakang dia dulu kan model. Mencermati perkembangan kasus Mano, sebaiknya tidak boleh gegabah. Kasus ini melibatkan dua negara yang bertetangga yang sudah terbina dengan baik. Harus kita ingat banyak tenaga kerja kita (TKI) legal maupun ilegal yang bekerja disana. Yang nota bene banyak menyumbang pada devisa negara. Harus kita akui banyak terjadi pelecehan hak asasi, tetapi apakah hanya terjadi disana, bagaimana dengan tenaga kerja yang bekerja dinegara selain Malaysia? Jika kasus Mano harus diselesaikan oleh pemerintah, harusnya kasus "Mano-mano" yang lain diselesaikan oleh pemerintah juga (adil khan?). Kasus ini harusnya menjadi bahan renungan bagi kita. Untuk yang bersangkutan ini merupakan pelajaran yang sangat berharga, renungkan dan ambil hikmahnya. Saia tidak bermaksud menghakimi, karena hakim yang paling adil adalah Alloh SWT. Mana yang benar, mana yang salah? Saia do'akan semoga keadilan yang berbicara. Amien